Natanael Firstly Abraham
Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Jember
Aszhuraini
Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Jember
Rizka Febby Rofi’ah
Jurusan Teknik Konstruksi Perkapalan, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Jember
Aldi Mahendra
Jurusan Teknologi Informasi, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Jember
Mohammad Feri Ferdiansyah
Jurusan Sosiologi, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Jember
Natasya Rahel Christanty
Jurusan Administrasi Bisnis, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Jember
Basuki
Program Studi Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Jember
Shinta Kusumawati
Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Malang
Vega Kartika Sari*
Program Studi Agronomi, Fakultas Pertanian, Universitas Jember
Published : 20-04-2026
Issue : 01
Pages : 44-51
License : Copyright (c) 2026 Papuma: Journal of Community Services
How to cite
Abraham, N.F., Aszhuraini, Rofi’ah, R.F., Mahendra, A., Ferdiansyah, M.F., Christanty, N.R., Basuki, Kusumawati, S., & Sari, V.K. 2026. Sosialisasi Pentingnya Sanitasi Lingkungan Dan Gizi Bagi Siswa-Siswi SDN 1 Bugeman Kabupaten Situbondo. Papuma: Journal of Community Services, 4(1), pp. 44-51.
ABSTRACT
The nutritional status of children in Indonesia needs serious attention because of the significant prevalence of malnutrition, stunting, and wasting in several regions, including Situbondo Regency. Bugeman Village, Kendit District, has a score of 37.21 for clean water and sanitation, and 33.33 for hunger-free. This service aimed to educate school children about the importance of sanitation in an effort to improve nutritional status. The target of this activity was elementary school students in grades 5 and 6 of SDN 1 Bugeman, Situbondo Regency. The pre-test and post-test results of 43 elementary school students who had participated in the socialization showed an increase of 40.466 points. This significant change was expected to have a positive impact on students' understanding of the importance of sanitation and balanced nutrition. The knowledge provided would be more meaningful if it is supported by concrete steps in improving sanitation, nutrition education, and developing health facilities.
Keywords : nutrition; sanitation; socialization
REFERENCES
Anggraini, S.D., Handayani, D., & Kusumastuty, I. (2018). Tingkat Pengetahuan Cara Membaca Label Informasi Gizi Mahasiswa Status Gizi Normal Lebih Baik dibandingkan Mahasiswa Obesitas. Indonesian Journal of Human Nutrition, 5(2): 74-78. https://doi.org/10.21776/ub.ijhn.2018.005.02.2
Azupogo, F., Abdul-Rahaman, F., Gyanteh, B., & Atosona, A. (2019). Hygiene and sanitation practices and the risk of morbidity among children 6–23 months of age in Kumbungu District, Ghana. Advances in Public Health, 2019(1): 4313759. https://doi.org/10.1155/2019/4313759
Farkhati, D. U. (2021). Kajian Literatur: Gambaran Kondisi Sanitasi Lingkungan Rumah dengan Kejadian Diare pada Balita. Muhammadiyah Public Health Journal, 1(2): 115-128. https://doi.org/10.24853/mphj.v1i2.8443
Hidayat, T. S., & Fuada, N. (2011). Hubungan sanitasi lingkungan, morbiditas dan status gizi balita di Indonesia (relationship between environmental sanitation, morbidity and nutritional status of under-five children In Indonesia). Nutrition and Food Research, 34(2): 104-113
Kamilah, S. N., Supriati, R., Haryanto, H., & Sipriyadi, A. V. (2022). Pemeriksaan Status Gizi berdasarkan Nilai Indeks Massa Tubuh pada Anak Usia 10-12 Tahun di SDN 159 Bengkulu Utara. Indonesian Journal of Community Empowerment and Service, 2(2).
Mattiro, S. (2022). Pengetahuan lokal ibu tentang pentingnya gizi dan sarapan pagi bagi anak (studi: anak sekolah dasar di masyarakat pesisir Pulau Kerayaan Kab. Kotabaru). PADARINGAN (Jurnal Pendidikan Sosiologi Antropologi), 1(1): 1-11. https://doi.org/10.20527/padaringan.v1i1.3017
Novikarumsari, N. D., Sari, V. K., Basuki, B., & Mandala, M. (2023). Penyuluhan Budidaya Padi Terpadu Di Desa Slateng, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember. DHARMAKARYA: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat, 12(1): 108-113. https://doi.org/10.24198/dharmakarya.v12i1.40706
Nurina, R. L., Woda, R. R., Lada, C. O., & Buntoro, I. F. (2020). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Orang Tua Tentang Manfaat Daun Kelor Dengan Status Gizi Keluarga Pada Wilayah Lahan Kering Kepulauan Semiringkai. Cendana Medical Journal, 8(1): 586-590. https://doi.org/10.35508/cmj.v8i1.2670
Puspitawati, N., & Sulistyarini, T. (2013). Sanitasi lingkungan yang tidak baik mempengaruhi status gizi pada balita. Jurnal Stikes, 6(1): 74-83
Sari, P.P. (2019). Hubungan Asupan Zat Gizi, Kebiasaan Sarapan dan Status Gizi dengan Prestasi Belajar Siswa SMP Negeri 26 Batipuh Panjang Kecamatan Koto Tangah (Skripsi). Padang: Stikes Perintis.
Sibestiplus. (2025). Gesit Gembira. https://sibesti.situbondokab.go.id/innovation/12. Diakses 13 Februari 2026.
Tanzil, A. I., Sari, V. K., & Basuki, B. (2022). Sosialisasi teknologi pestisida nabati di kelompok tani harapan, desa slateng, kecamatan ledokombo, Kabupaten Jember. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 6(4): 1644-1649.
Widyastuti, N., G. V. A. (2019). Higiene dan Sanitasi dalam Penyelenggaraan Makanan. In KMedia. Zahtamal, Restuatuti, T., Restila, R., Anggraini, Y. E., & Yusdiana. (2022). Analisis Hubungan SanitasiLingkungan Terhadap Keluhan. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 21(1).
Yoade, A. O. (2020). Environmental Sanitation Practices in Sub-Sahara African urban Centers: The Experience from Ondo, Nigeria. Annals of Global History, 2(1): 1-11.